Seminari Menengah St. Maria Bunda Segala Bangsa

 

 

 

SEMINARI MENENGAH

ST. MARIA BUNDA SEGALA BANGSA
KEUSKUPAN AGUNG ENDE

 

 

I. DATA UMUM

a.

Nama lengkap seminari

:

St.Maria Bunda Segala Bangsa

b.

Alamat lengkap  Seminari

:

Jl. Kimang Buleng - Kota Uneng – Alok Maumere –

86113 Flores NTT

c.

Nomor Telepon

:

 --

d.

Alamat Email

:

seminaribsb@ymail.com

e.

Status Seminari

:

Milik Keuskupan Agung Ende

 

 

II. DATA ORGANISASI DAN PERSONALIA.

1. Staf dan situasi khusus seminari.

a.

Nama lengkap rektor

:

RD. Deodatus Duu

b.

Jumlah Tenaga Pembina

:

--

 

2.   Data Siswa

Jumlah siswa seminari tahun ajaran: 2014-2015

Semester I

Semester II

497 siswa

428 siswa

 

 

 

Asal Keuskupan seminaris

Jumlah seminaris

Total

Keuskupan Maumere

187

286 (SMP+SMA)

Keuskupan Agung Ende

14

Keuskupan Larantuka

13

Keuskupan Ruteng

2

Keuskupan Agung Kupang

3

Keuskupan Atambua

1

Keuskupan Agung Samarinda

1

Keuskupan Agung Medan

1

Keuskupan Pangkalpinang

7

Keuskupan Surabaya

1

Keuskupan Jayapura

2

  

III. VISI DAN MISI :

Motto Seminari  : Ibu, itulah anakmu [Yoh. 19:26b]

Visi :

Membentuk pribadi manusia muda yang terintegrasi secara penuh, mampu mencermati panggilan Tuhan melalui kekudusan, kesehatan, pengetahuan dan hidup sosial yang harmonis sesuai dengan tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangannya.

Misi :

Untuk mencapai visi tersebut siswa Seminari St. Maria Bunda Segala Bangsa Maumere mengikatkan dirinya pada :

·     Melaksanakan doa, refleksi, tobat, devosi dan perayaan Ekaristi.

·     Meningkatkan prestasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

·     Menyadari potensi diri yang penuh dinamika dan kreativitas.

·     Membangun relasi harmonis dengan sesama dan lingkungan.

·     Melaksanakan pola hidup sehat.

·     Menumbuhkan penghargaan dan rasa cinta terhadap kebudayaan.

·     Membangun pribadi yang seimbang.

·     Menyadari tujuan hidupnya atau cita-cita imamat.

·     Menumbuhkan kesadaran diri sebagai ciptaan Tuhan Yang Mulia.

·     Menumbuhkan kepekaan akan kondisi sosial di sekitarnya dan pro aktif untuk menanggapi tanda-tanda zaman yang akan terjadi.

·     Mendorong para Seminaris untuk menata kehidupan dunia ini secara holistik untuk mencegah sikap primordialistik yang sempit.

·     Menumbuhkan minat, bakat dan ketrampilan agar ketak berguna balk untuk kehidupannya sendiri maupun masyarakat yang akan dilayaninya.