Javascript DHTML Drop Down Menu Powered by dhtml-menu-builder.com
 

Imam membutuhkan imam

Selasa, 10 Februari 2009 10:39:17 Oleh : admin

Sebagai ungkapan syukur atas 25 tahun imamat Rm. Matheus Purwatma, komunitas Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan merayakannya dengan serangkaian acara yang meriah. Rangkaian pesta perak itu dibuka dengan aneka lomba yang diikuti oleh para frater dan karyawan Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan. Sebagai acara puncak, diselenggarakan Perayaan Ekaristi meriah di kapel St. Paulus Kentungan, Sabtu (31/1).
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Mgr. Hilarius Moa Nurak, SVD dan didampingi oleh Rm. Fl. Hartosubono (Rektor Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan), Rm. Purwatma, serta 2 rekan seangkatan yakni Rm. Vincentius Kirjito dan Rm. Fransiskus de Sales Suharto Widodo dan dimeriahkan oleh kelompok paduan suara para frater Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan. Kehadiran keluarga, saudara, biarawan-biarawati, kolega serta banyak umat yang pernah digembalakannya juga semakin menambah semarak misa penuh syukur tersebut.
    Dalam homili, Rm Purwatma membagikan banyak pengalaman yang telah dilaluinya selama perjalanan panjang imamatnya. Mulai dari usaha kerasnya untuk bisa mengucapkan huruf ”R” sampai julukan yang diberikan umat paroki Wedi kepadanya, yakni slarak kandhang (pengait pintu kandang). Julukan ini menggambarkan bahwa Rm Purwatma merupakan pribadi yang sederhana, lurus (tidak neko-neko), keras, dan tegas. Selain itu Rm. Purwatma juga menceritakan spiritualitas atau semangat yang membuatnya tetap setia dalam menapaki tugas perutusan imamatnya. Spiritualitas yang Rm Purwatma pegang adalah imam membutuhkan imam. Spiritualitas itu merupakan pesan Mgr. J. Darmaatmadja saat misa tahbisannya. Pesan inilah yang selalu dipegang Rm Purwatma dalam membangun semangat kolegialitas terhadap teman-teman sesama imam.
    Rangkaian pesta perak ditutup dengan gaudium domesticum di aula Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan, sore harinya. Dalam acara yang dihadiri seluruh anggota komunitas Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan ini, Rm Purwatma sekali lagi membagikan pengalamannya, khususnya pengalaman studinya di Roma. Dia awal studinya, Rm Purwatma bernazar, “Saya harus menyelesaikan studi tepat dengan waktu yang diberikan Keuskupan kepada saya.” Untuk menambah semangat dalam studinya, Rm Purwatma bertekad hendak menutup studinya dengan menonton final Piala Dunia 1990. “Saya baru akan nonton final Piala Dunia bila studi saya sudah selesai semuanya,” demikian Rm Purwatma bercerita sekaligus memberi pesan kepada seluruh frater agar tetap semangat dalam studi.
Selain Rm. Purwatma, keempat rekan seangkatan yang juga merayakan pesta perak imamatnya adalah Rm Vincentius Kirjito (Pastor Paroki St. Maria Lourdes Sumber), Rm. Fransiskus de Sales Suharto Widodo (tinggal di Wisma Unio Domus Pacis Puren Pringwulung), Rm. Albertus Hendaryana Dwijasasmita (berkarya di Mabes TNI Angkatan Laut Cilangkap Jaktim), dan Rm. Constantius Patmokosigit (Pastoral Kategorial TNI Angkatan Darat).





FR. Heri Krismawanto dan Fr. F. Bram Mahendra
Frater Seminari St. Paulus Kentungan

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya